Film cling PVC, bahan pembungkus makanan yang banyak digunakan untuk buah-buahan dan sayuran segar, menghadapi perubahan peraturan dan pasar yang drastis di seluruh dunia pada tahun 2026. Berita industri ini mencakup pembaruan standar kontak makanan dari UE dan FDA, pergeseran pangsa pasar antara film cling PVC dan bungkus PE, data ekspor pemasok bungkus makanan PVC Tiongkok, dan terobosan dalam teknologi produksi film PVC bebas ftalat, memberikan referensi berharga bagi pembeli supermarket, distributor katering, dan produsen kemasan.
Pasar ekspor cling film PVC global menunjukkan perbedaan regional yang jelas pada tahun 2026. Meskipun pasar Eropa dan Amerika Utara menyusut karena peraturan pengemasan yang ketat, Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Amerika Latin mendorong pertumbuhan yang stabil untuk pesanan grosir bungkus makanan PVC dalam jumlah besar. Sebagai produsen cling film PVC terkemuka dari Tiongkok, kami menganalisis data ekspor baru, preferensi pembeli, dan margin keuntungan untuk distributor kemasan di seluruh dunia.
Tiongkok tetap menjadi pemasok cling film PVC terbesar di dunia, dengan basis produksi terkonsentrasi di Zhejiang, Jiangsu dan Guangdong. Dua perubahan pasar yang menonjol:
Pabrik-pabrik kecil yang tidak mematuhi kebijakan cling film PVC dihilangkan melalui inspeksi keamanan pangan dalam negeri, sehingga mengurangi pasokan ekspor berkualitas rendah sebesar hampir 40% pada tahun 2026.
Pabrikan besar bersertifikat mengalihkan produksinya ke cling film PVC bebas ftalat, sehingga mendapatkan pesanan ekspor bernilai tinggi ke pembeli kelas menengah Eropa dan Amerika yang masih membutuhkan PVC untuk kemasan produk dingin.